Fatmawati Bachtiar (Fatma's Miracle)
Ø Analisis Strategi

Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan infrastruktur kereta api ini bermula dari, suatu proyek yang akhrnya melalui strategi komunikasi membuat perusahaan Trailtrack plc. Ini “diprivatisasi” (mengalihkan dari milik pemerintah (negara) menjadi milik perorangan (swasta); proses, cara, perbuatan menjadi milik perseorangan (dari milik negara)) pada tahun 1997.

Peristiwa ini menimbulkan isu-isu mengenai pendanaan yang ada di perusahaan tersebut, apalagi pada tahun 1997 ini juga perusahaan Trailtrack plc ini menyatakan kepada publik sebuah komitmen untuk menginvestasikan 17 miliyar, yang didanai melalui pinjaman, guna memperbaiki rel kereta api selama 10 tahun mendatang. Untuk setiap 10 juta yang digalang, 1 juta dari laba yang dipengaruhi harus dipergunakan untk mengamankan pinjaman. Karena hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, karyawan mengganggap hal tersebut sebagai dasar ekonomi dari bisnis komersial (menggunakan sesuatu untuk berdagang (mencari keuntungan sendiri); bernilai niaga tinggi, kadang-kadang mengorbankan nilai-nilai lain (sosial, budaya, dsb)) ini, serta membuat keputusan harian dan keputusan jangka panjang berdasarkan sikap tersebut. Dan akhirnya membuat karyawan-karyawan berpikir negatif dan melakukan pemogokan.

Dan untuk menyelesaikan permasalahan ini, perusahaan trailprack plc. melakukan suatu strategi, yaitu dengan memperkerjakan Hedron Consulting ltd, yang merupakan spesialis komunikasi internal. Berdasarkan atas tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Hedron Consulting Ltd., di dalam perusahaan Railtrack Plc. Britain ini. Dimana Hedron Consulting ltd, melakukan pendekatan-pendekatan secara internal terhadap setiap anggota dari perusahaan ini.

Pihak Hedron bekerja dengan tim komunikasi internal yang sudah ada untuk mengembangkan dan menerapkan strategi komunikasi internal. Selain itu, Hedron juga harus memperkuat tim internal kantor pusat. Dasar pemikiran awalnya adalah dari pengalaman organisasi lain, yang organisasi akan memandang komunikasi internal sebagai bagian kunci dari proses manajemen.

Berdasarkan dari tujuh tindakan yang dilakukan oleh tim ini membangun komunikasi internal dan dari tindakan-tindakan tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Memberikan penjelasan yang sebenarnya berkaitan dengan pendanaan dan keputusan-keputusan yang diambil oleh para pimpinan maupun shareholder. Kemudian memberikan sarana komunikasi dan informasi kepada para karyawan agar mereka bisa mengetahhui apa yang terjadi sebenarnya.

2. Memberikan pengertian bahwa setiap staf dan karyawan-karyawan memiliki peranan penting untuk untuk melakukan yang terbaik demi mencapai keberhasilan tujuan perusahaan.

3. Memberikan kesempatan kepada staf dan para karyawan untuk dapat melakukan diskusi sesama staf dan tim untuk memberikan jalan keluar atas permasalahan yang ada, sehingga memberikan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan mengambil keputusan untuk tetap loyalitas terhadap perusahaan.

4. Memberikan kesempatan untuk setiap anggota dapat berdialog dengan para manajer senior mengenai bisnis, membicarakan arah strategi dari bisnis dan bagaimana hal tersebut terkait dengan tugas sehari-hari mereka. Dan bagi yang tidak hadir dan menerima informasi serta poin-poin diskusi dialog ini, bisa mengetahuinya melalui media.

Dari tindakan-tindakan yang dilakukan ini, perusahaan Railtrack dapat bernapas lega, permasalahan dan informasi yang simpang siur dapat diselesaikan dengan sebaik mungkin.

Ø Dampak-dampak yang terjadi

Dimana dampak negatif perusahaan ini yang pada awalnya mulai menurunnya citra positif perusahaan baik dari karyawan-karyawan perusahaan maupun dari pihak masyarakat. Dan munculnya isu-isu bahwa para pemimpin melakukan bisnis komersial (menguntungkan diri sendiri), Dan akhirnya isu tersebut menyebar luas dan membuat para karyawan melakukan pemogokan.

Setelah perusahaan Railtrack plc. ini bekerja sama dengan Hedron Consulting ltd, permasalahan dapat diselesaikan. Dan mengembalikan citra perusahaan ke arah positif, para karyawan tidak lagi melakukan pemogokan dan semangat untuk berkerja. Dan akhirnya dapat melaksanakan visi untuk memberikan pelayanan kepada publik dengan sebaik-baiknya.
1 Response
  1. Anonim Says:

    mantap fatma...
    awal yang bagus,,
    kalo da referensinya fatma biar lebih jelas....
    kalo bisa semua info fatma bagikan ya...
    coment cie satu kok bisa warnanya yang cerah sikit biar bisa menarik perhatian hehehehe


Posting Komentar